BYD M6 (Standard) atau Toyota Avanza (1.5 G CVT) — mana yang lebih hemat?
Per 02/07/2026, selama 5 tahun di Indonesia (12.000 km/tahun), Toyota Avanza (1.5 G CVT) tetap lebih murah dimiliki — sekitar Rp 269.853.918 berbanding Rp 420.234.160 untuk BYD M6 (Standard), selisih Rp 150.380.242.
Insentif pembelian mobil listrik (PPN DTP + bea masuk 0% + relaksasi PPnBM): SUDAH BERAKHIR. Ketiga insentif ini — PPN Ditanggung Pemerintah 10%, bea masuk CBU 0%, dan keringanan PPnBM — resmi berakhir pada 31 Desember 2025 dan tidak diperpanjang otomatis untuk 2026. Akibat langsungnya, harga jual mobil listrik naik pada Januari 2026 (misalnya Wuling Air ev dan BinguoEV sama-sama naik). Pemerintah memberi sinyal bahwa dukungan ke depan akan diarahkan ke mobil listrik produksi dalam negeri, namun hingga belum ada subsidi pembelian tunai 2026 yang dikonfirmasi resmi. Manfaat non-tunai masih ada (pajak kendaraan/PKB lebih rendah, bebas ganjil-genap di Jakarta), tetapi itu bukan subsidi pembelian dan tidak kami hitung sebagai uang tunai. Total biaya di atas memakai harga riil 2026 setelah insentif berakhir dan menambahkan insentif Rp0. PPN DTP yang telah berakhir ditampilkan hanya untuk konteks. Sumber: detik Oto / Kompas Otomotif / AstraOtoshop / pajak.go.id (PMK 12/2025), per . Selalu cek ketentuan terbaru sebelum membeli.
Lebih murah selama 5 tahun · IndonesiaToyota Avanza (1.5 G CVT) · Rp 269.853.918 Total keseluruhan · Itu Rp 150.380.242 lebih murah dari BYD M6 (Standard)
BYD M6 (Standard) vs Toyota Avanza (1.5 G CVT) — Ke mana uangnya pergi
| Komponen biaya | Mobil listrik · BYD M6 | Bensin · Toyota Avanza |
|---|---|---|
| Penyusutan harga (perkiraan) | Rp 275.760.000 (66%) | Rp 124.176.000 (46%) |
| Biaya listrik / BBM | Rp 19.943.182 (5%) | Rp 52.024.278 (19%) |
| ↳ termasuk susut pengisian daya | 12% (~Rp 2.393.182) | — |
| Perawatan | Rp 7.500.000 (2%) | Rp 15.000.000 (6%) |
| Asuransi | Rp 45.000.000 (11%) | Rp 30.000.000 (11%) |
| Bunga dari kredit | Rp 72.030.978 (17%) | Rp 48.653.640 (18%) |
| Pajak dan biaya | Rp 0 (0%) | Rp 0 (0%) |
| Total biaya kepemilikan | Rp 420.234.160 | Rp 269.853.918 |
Kapan mobil listrik jadi lebih hemat?
Dengan jarak tempuh Anda, mobil listrik tidak akan pernah menyusul: bahkan sepanjang masa kepemilikan, Toyota Avanza (1.5 G CVT) tetap pilihan termurah. Kami katakan terus terang saat mobil bensin yang menang — dan di sini memang begitu.
BYD M6 (Standard) vs Toyota Avanza (1.5 G CVT) — Adu langsung
BYD M6 (Standard)
- Total biaya 5 tahun
- Rp 420.234.160
- per bulan
- Rp 7.003.903
- Rp/km
- Rp 7.004
- Harga beli
- Rp 383.000.000
- Sistem penggerak
- Mobil listrik
- Konsumsi
- 15 kWh/100km
Toyota Avanza (1.5 G CVT)
- Total biaya 5 tahun
- Rp 269.853.918
- per bulan
- Rp 4.497.565
- Rp/km
- Rp 4.498
- Harga beli
- Rp 258.700.000
- Sistem penggerak
- Bensin
- Konsumsi
- 6,67 L/100km
- Tarif listrik
- 1.500 Rp/kWh PLN
- Harga BBM
- 13.000 Rp/l Pertamina
- Kesimpulan
- Toyota Avanza (1.5 G CVT) · Itu Rp 150.380.242 lebih murah dari BYD M6 (Standard)